Bpjamsostek Sukabumi Serahkan Bantuan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja yang Meninggal Dunia

SERAHKAN BANTUAN: Kepala Bpjamsostek Cabang Sukabumi Oki Widya Gandha didampingi Wakil Presiden Sarbumusi Sukitman Sudjatmiko, Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi Usman Abdul, dan Ketua Federasi Sarbumusi P4K Fahri Patur kepada ahli waris pekerja almarhum Dedi Supriadi di rumah duka, Kampung Sirnasari, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (19/12/2022). FOTO: ISTIMEWA

SUKABUMI, RADAR SUKABUMI – Seorang pekerja pada proyek pelaksanaan bantuan pembangunan gedung wokrshop Balai Latihan Kerja Komunitas Tahun Anggaran 2022 bernama Dedi Supriadi mengalami musibah kecelakaan kerja sehingga meninggal dunia pada Senin (28/11/2022). Saat itu, Dedi tersetrum kabel listrik.

Pemilik proyek tersebut yaitu Federasi P4K Sarbuusi telah mendaftarkan seluruh pekerja proyek menjadi peserta BPJAMSOSTEK untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sejak Agustus 2022.

Ahli waris dari pekerja berhak mendapatkan santunan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja sebesar 48 kali gaji atau sebesar Rp196.000.000 dan beasiswa untuk dua orang anak maksimal Rp 361.000.000.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala BPJAMSOSTEK Sukabumi Oki Widya Gandha kepada Neng Ela Nurhayati sebagai ahli waris dari Dedi Supriadi dan disaksikan oleh Wakil Presiden Sarbumusi Sukitman Sudjatmiko, Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi Usman Abdul, dan Ketua Federasi Sarbumusi P4K Fahri Patur, di rumah duka, Kampung Sirnasari, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (19/12/2022).

Kepala BPJAMSOSTEK Sukabumi Oki Widya Gandha mengucapkan turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi pada Dedi. Dia mengatakan, pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di segala sektor pekerjaan mulai dari pekerja jasa konstruksi, penerima upah dan pekerja mandiri atau bukan penerima upah.

“Resiko sangat mungkin terjadi dan kita tidak dapat mengetahui kapan resiko itu datang ke kami, maka dari itu kehadiran BPJAMSOSTEK untuk memastikan para pekerja terlindungi dari risiko-risiko yang mungkin terjadi,” kata Oki.

Oki berharap, dengan bantuan yang BPJAMSOSTEK berikan dapat membantu perekonomian keluarga ahli waris untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Serta, anak yang ditinggalkan tetap bisa melanjutkan sekolah sampai perguruan tinggi.

Oki juga menambahkan, mengapresiasi Sarbumusi yang sudah mendaftarkan para pekerja proyek menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Hal itu patut menjadi contoh untuk semua pelaku usaha di sektor jasa konstruksi khususnya agar memastikan para pekerjanya sudah menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

“Negara hadir melalui BPJAMSOSTEK untuk memberikan perlindungan untuk para pekerja, dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, Kerja Keras Bebas Cemas,” kata Oki.

Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi Usman Abdul juga mengucapkan berduka cita atas musibah yang terjadi. Sarbumusi memastikan tidak hanya pekerja proyek, tetapi seluruh pengurus menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

“Semoga dengan bantuan ini mampi membantu pihak keluarga walaupun tidak akan menggantikan posisi almarhum,” kata Usman.

Neng Ela sebagai ahli waris penerima manfaat menyampaikan, terimakasih kepada Sarbumusi dan BPJAMSOSTEK Sukabumi yang telah mendaftarkan suaminya menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan sudah menginformasikan kepada kami terkait manfaat yang kami terima sehingga bantuan bisa kami gunakan untuk memenuhi kebetuhan sehari-hari. (*/izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *