Baygon dan Autan Lawan Demam Berdarah

SC Johnson kembali bekerja sama dengan Indomaret, dengan melakukan Fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN 3M Plus) di 31 titik di Indonesia.

 Untuk Indonesia Bersama Indomaret

SUKABUMI – Sebagai pemimpin pasar insektisida di Indonesia. SC Johnson melanjutkan komitmennya sejak tahun 2007 melawan demam berdarah untuk keluarga di Indonesia.

Tahun ini SC Johnson kembali bekerja sama dengan Indomaret, dengan melakukan Fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN 3M Plus) di 31 titik di Indonesia, disertai dengan donasi media edukasi dan sarana kebersihan.

Bacaan Lainnya

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, dan pengetahuan masyarakat akan demam berdarah.

Kepada Radar Sukabumi, salah satu perwakilan dari pihak SC Johnson, Jesica menjelaskan mengenai cara pencegahan demam berdarah yang dapat dilakukan sehari-hari yaitu dengan cara 3M Plus yakni menguras, menutup dan mengubur serta menggunakan perlindungan total produk anti nyamuk secara rutin dalam jangka waktu yang panjang supaya tetap melindungi keluarga dari gigitan nyamuk.

Menurutnya sebagai bentuk komitmen untuk melawan demam berdarah, SC Johnson akan selalu mendukung masyarakat Indonesia untuk menanggulangi penyakit demam berdarah dengan menyediakan produk anti nyamuk berkualitas untuk melindungi keluarga.

Tentunya hal tersebut disambut baik oleh Branch Manager PT. Indomarco Prismatama Bogor 1,  Kristanto Indra Setyawan.

Ia menuturkan, kerjasama yang dilakukan di 2019 antara SC Johnson dan Indomaret akan dilaksanakan 31 titik di seluruh Indonesia. Mulai dari 1 Maret, Fogging & PSN sudah dilakukan di Jember, Bogor, dan kota-kota lainnya.

“Saya harap warga setempat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya saluran air yang menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah,” terangnya.

Ia pun menghimbau kepada warga untuk dapat terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dan memberlakukan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur dan Menggunakan Obat Anti Nyamuk Baygon) sebagai langkah dasar menghindari bahaya demam berdarah. (*/wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.