EKONOMI

Bawang Merah Picu Inflasi

SUKABUMI – Kenaikan harga bawang merah akibat kurangnya pasokan di sejumlah pasar tradisional Kota Sukabumi selama April 2020, berdampak pada kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,82 atau mengalami inflasi sebesar 0,07 persen.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasi Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS)Kota Sukabumi Sri Rachmawati.

Dikatakannya, selama April 2020 Kota Sukabumi mengalami inflasi sebesar 0,07 persen. Menurutnya, Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar
indeks kelompok pengeluaran.

Adapun kelompok yang memicu inflasi di Kota sukabumi ada pada kelompok kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,11 persen.

“Dari tiga sub kelompok pada kelompok ini yang ada di Kota Sukabumi, dua subkelompok mengalami inflasi dan satu subkelompok mengalami deflasi.

Subkelompok makanan mengalami inflasi sebesar 0,19 persen, subkelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami deflasi sebesar 0,20 persen dan subkelompok rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,01persen adapun komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi, yaitu bawang merah sebesar 0,13 persen, minyak goreng sebesar 0,05 persen dan gula pasir sebesar 0,04 persen, ” ucapnya.

Selain kelompok makanan, minuman dan tembakau kelompok lainnya yang mengalami inflasi adalah kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya sebesar 0,11 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05 persen; kelompok transportasi sebesar 0,01 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 014 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,13 persen.

Sementara kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks harga yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya; kelompok pendidikan; dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran. Sementara itu tidak ada kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi. (wdy)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button