12 Titik BBM Satu Harga Terkendala Izin

JAKARTA – Sebanyak 78 lokasi BBM satu harga sudah diresmikan. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa.

Namun, dikatakannya, ada 12 (di antara 114) yang sudah uji operasi. Hanya saja, perizinan operasinya masih terkendala.Mengenai hal ini, pihaknya mengaku telah menyerahkan daftar lokasi yang masih terkendala izin kepada pemerintah.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun telah mengirimkan surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan tembusan ke presiden.Inti isinya, mengimbau bupati-bupati yang bersangkutan untuk bisa mempercepat izin.

“Mau IMB, izin prinsip, dan UKL/UPL karena Pertamina sudah siap. Ini kami mohon dibantu karena menyangkut kesejahteraan rakyat,” terang Fanshurullah.Sementara itu, 16 lokasi BBM satu harga sisanya sudah tidak terkendala perizinan maupun investor.“Sudah ada (investor). Kami yakin sampai 130 titik. Insya Allah selesai semua,” katanya.

Sejak 2017 hingga 11 Oktober 2018, jumlah penyaluran BBM satu harga jenis solar mencapai 1,5 kiloliter (kl) per hari dan 2,5 kiloliter premium per hari.“Jika 160 lokasi BBM sudah beroperasi semua hingga akhir 2019, nilai yang dianggarkan Rp 1,25 triliun,” ungkapnya.

 

(vir/c14/fal/pojoksatu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan