PM Inggris Boris Mundur, Pejabat Rusia: Badut Bodoh Telah Pergi

Ketua Majelis Parlemen Rusia, Vyacheslav Volodi
Ketua Majelis Parlemen Rusia, Vyacheslav Volodin, mengatakan Rusia bahagia Boris Johnson mundur. Dia bahkan menyebut badut bodoh telah pergi. (The Moscow Times)

JAKARTA — Rusia menjadi pihak yang senang usai  PM Inggris Boris Johnson mundur dari Ketua Partai Konservatif. Hal itu otomatis membuat Johnson juga mundur dari jabatan Perdana Menteri Inggris. Seperti diketahui, ketua partai berkuasa di Inggris, otomatis menjadi Perdana Menteri.

Terkait mundurnya Johnson, Rusia senang karena selama ini dia merupakan pendukung Ukraina. Rusia pun mengolok-olok keputusan Johnson. “Badut bodoh telah pergi,” sebut pejabat Rusia.

Bacaan Lainnya

Para pejabat Rusia merayakan mundurnya Boris Johnson. Rusia bahagia atas keputusan itu karena Inggris mempersenjatai Ukraina melawan invasi Rusia.

“Dia (Johnson) tidak menyukai kita, kita juga tidak menyukainya,” kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov sesaat sebelum Johnson berdiri di Downing Street untuk mengumumkan pengunduran dirinya.

“Akhir yang memalukan untuk badut bodoh yang hati nuraninya akan dirusak oleh puluhan ribu nyawa dalam konflik tidak masuk akal di Ukraina ini. Badut itu pergi,” imbuh Vyacheslav Volodin, ketua majelis parlemen Rusia.(*)

Pos terkait