DUNIAMusic & Movie

Melihat Proses Syuting Film Ant-Mand and The Wasp di Pinewood Atlanta Studios, AS

×

Melihat Proses Syuting Film Ant-Mand and The Wasp di Pinewood Atlanta Studios, AS

Sebarkan artikel ini

“Janesti.” Saya mendengar nama saya dipanggil. “Ya. Saya,” jawab saya. “Tolong kamu isi data diri, lalu tanda tangani perjanjian ini,” kata petugas sambil menyerahkan iPad. Perjanjian yang harus kami tanda tangani berisi tentang kesanggupan untuk tidak mengambil foto apa pun di kawasan Pinewood Studios. Meskipun itu di luar gedung. Apalagi sampai mengunggahnya ke media sosial.

“Woah. Belum satu hari di Amerika, saya sudah harus menandatangani dua perjanjian,” pikir saya waktu itu. Fixed, gagal eksis. Saya tidak akan memiliki foto apa pun di sini. Walau itu hanya foto diri untuk keperluan penulisan berita.

Bank bjb Tandamata

Disney dan Marvel sungguh sangattttt ketat dan tidak main-main dalam menjaga kerahasiaan konten filmnya. Ibarat sudah diundang main ke rumahnya, pintunya hanya dibuka sedikit. Tidak lebar-lebar. Mengingat film-film mereka berkategori most anticipated movies, dinanti-nanti penonton sedunia, menjaga kerahasiaan konten adalah prioritas utama.

Lokasi syuting Ant-Man and the Wasp berada di gedung 111. Ketika mobil kami hendak berhenti, seorang perempuan mengayuh sepedanya dengan lebih cepat. Dia lantas berhenti di gedung yang sama dengan kami. Dia memarkir sepeda, lalu menghampiri. Wasserman mengenalkan kepada kami bahwa perempuan tersebut bernama Carol McConnaughey. “Carol adalah tim publisis Ant-Man and the Wasp. Dia yang sehari-hari in-charge di sini,” terang Wasserman.

Carol lantas membawa kami ke press room yang terletak di sisi kanan setelah masuk lobi gedung. Ruangan yang kira-kira berukuran 3 x 6 meter itu terasa sempit karena di tengahnya ada meja panjang yang dikelilingi kursi. Di pojok belakang, ada dua maket dan 32 gambar konsep desain Pym Laboratorium (laboratorium milik Hank Pym) yang dipasang mengelilingi dinding.

Carol menjelaskan, karena sedang syuting, para pemain akan dihadirkan secara bergantian. Bergantung siapa dulu yang bisa “diculik” dari set. Jadwal syuting sangatlah ketat. Para pemaintidak punya waktu banyak. Jadi, kami harus stand by di ruangan tersebut.