“Dulu ketika Bapak Presiden memerintahkan kami dengan Menko Marves agar Tesla dan Foxconn masuk Indonesia. Karena dua perusahaan ini adalah perusahaan besar. Saya lobi ke Foxconn, Pak Luhut ke Tesla. Lobi ke Foxconn lolos. Tesla masih tarik ulur. Namun, berkat tangan dingin dan intuisi presiden, Tesla masuk ke Indonesia,” terangnya.
Sejauh ini, Tesla memproduksi mobil-mobilnya di tiga negara yang mewakili tiga benua. Yaitu Amerika Serikat, China dan Jerman. Tak hanya mobil Tesla, pabrik tersebut memproduksi baterai lithium-ion, hingga supercharger.
Untuk pasar Indonesia, ada empat mobil Tesla yang sudah meluncur secara global. Beberapa importir umum menjual mobil Tesla mulai dari Model S, Model X, Model 3 dan Model Y. (fin/jpg)






