“Mereka (korban) pahlawan. Mereka (Rusia) membunuh orang dan mengubah kota yang damai menjadi target militer. Itu busuk dan tidak akan pernah dimaafkan,” kata Zelenskyy, merujuk pada pasukan Rusia seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (25/2).
Zelenskyy juga menandatangani dekrit tentang mobilisasi umum penduduk. Tentara Rusia saat ini semakin maju ke arah ibu kota Ukraina, Kyiv.
Badan pengungsi PBB mengatakan sekitar 100 ribu warga Ukraina telah meninggalkan rumah mereka. Para pengungsi pindah ke Polandia dan ada yang terlantar di terowongan kereta bawah tanah. Zelenskyy berjanji untuk membela negaranya, menyatakan darurat militer.(*)






