Pihaknya juga memastikan, bahwa faktor perselingkuhan ataupun ada pihak ketiga atau yang disebut plakor masih mendominasi kasus perceraian selain masalah ekonomi. Bahkan yang lebih banyak mengajukan permohonan cerai, dari pihak wanita kepada laki-lakinya.
Sementara untuk rata-rata gugatan, biasanya dilakukan banyak oleh pasangan muda yang menikah. Tapi banyak juga pasangan lama yang sudah menikah.
“Ya kalau melihat laporan bulan ke bulan, penyebabnya perselisihan dan pertengkaran terus menerus. Itu karena pihak ketiga dan ekonomi juga didalamnya, “jelas Hadi(hnd/upi/t)





