Warga Kebonpedes Sukabumi Diduga Terjangkit Virus Corona?

  • Whatsapp
Camat Kebonpedes Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar (kiri) berkoordinasi terkait dugaan virus corona (foto: Dendi/radarsukabumi)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Seorang warga Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi berinisial K diduga terjangkit virus corona. Kasus ini terungkap lewat penyelidikan epidemiologi surveilans Dinas Kesehatan Kota Depok.

Camat Kebonpedes Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar membenarkan adanya informasi tersebut. Namun dia belum dapat memastikan informasi tersebut karena sedang dalam observasi lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Iya benar ada informasi tersebut, tapi belum dapat dipastikan kebenarannya,” kata Camat Kebonpedes Ali Iskandar kepada Radarsukabumi.com, Kamis (5/3/2020)

Lebih jauh, Ali menjelaskan bahwa warga yang diduga terjangkit penyakit yang mirip dengan gejala corona berinisial K yang berprofesi sebagai driver taksi online. Dugaan tersebut menguat lantaran K sempat menerima orderan dari warga Kota Depok yang positif corona.

“Jadi tuan K ini memang warga Kebonpedes, tapi kesehariannya bekerja di Depok. Pada tanggal 27 Februari dia menarik penumpang dari Rumah Sakit Mitra Keluarga ke Perum Studio Alam Depok. Awalnya dia tidak tahu bahwa penumpangnya itu terkena virus corona. Saat ditanya habis kontrol dari rumah sakit tersebut,” jelas Ali.

Kemudian keesokan harinya, lanjut Ali, K pulang ke Sukabumi untuk bertemu dengan istri dan anaknya. Pada Minggu (1/3/2020) tuan K sempat mengantarkan istrinya untuk berjualan di Jalur Lingkar Selatan bersama istri dan anaknya di mobil yang sama digunakan untuk mengantarkan warga Depok positif corona

“Tapi dia tidak keluar dari mobil, cuma istrinya saja yang berjualan sampai duhur dan pulang lagi ke Gandasoli.┬áDia juga sempat mengunjungi rumah mertuanya,” ungkap Ali.

Sekira sore, K pulang ke Depok untuk kembali bekerja. Akan tetapi saat itu kondisi K sudah tidak fitdengan keluhan seperti batuk, lemas, sakit kepala dan meriang. “Saat pamit pulang, dia tidak banyak bicara kepada istrinya,” ujar Ali.

Sesampainya di Depok, istri K pun memberitahukan bahwa ada warga Depok yang positif virus corona dengan identitas dan alamt yang sama dengan penumpang yang pernah diantarkannya saat itu. K lantas mencari tahu kepastian berita tersebut di media sosial dan hasilnya memang benar adanya.

“K langsung berobat ke dokter swasta dan waktu itu kondisinya belum fit, keluhan masih ada. Langkah-langkah yang sudah dilakukan pada tanggal 3 Maret, K pergi ke Dinkes Depok dan diperiksa oleh dokter dan diberi terapi obat dan disuruh besok untuk kontrol kembali,” beber Ali.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *