Walikota: 1 Oktober Pasar Dibangun, Malam Ini Alat Berat Mulai Masuk

SUKABUMI – Setelah sempat terhambat karena adanya police line akibat porses hukum yang sedang ditangani Polres Sukabumi Kota, Pasar Pelita kembali diwacanakan bakal dibangun. Kali ini, 1 Oktober 2017 menjadi tanggal yang direncanakan untuk mulai melakukan pembangunan setelah pembangunan gagal berkali-kali.
Muspida Kota Sukabumi pun melakukan sosialisasi di Aula Makopolres Sukabumi Kota, terhadap pada warga Kota Sukabumi yang merupakan para perwakilan padagang Pasar Pelita.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansyur mengaku, sosialaisasi pembangunan Pasar Pelita ini sengaja dilakukan sebagai salah satu kepedulian Muspida kepada para pedagang agar peristiwa mangkraknya pembangunan tidak terulang kembali.

“Alhamdulillah saat ini kita bisa kumpul di sini. Saya inginnya pembangunan pasar itu, dapat segera dibangun. Untuk itu, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat menigkatkan tali silaturahmi antara pedagang dengan Muspida Kota Sukabumi,” harap Rustam kepada Radar Sukabumi, kemarin (29/9).

Ia menambahkan, dalam sosialisasi pembangunan Pasar Pelita tersebut, diharapakan dapat lebih struktur dan jelas dalam pembangunannya. “Untuk itu, kami akan terus membantu semua program pemerintah seperti dalam membangun pasar itu agar lebih konfrenship,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, M Muraz menjelaskan, dalam sosialisasi ini telah dihadiri semua element mulai dari Mupida, para pedagang hingga para pemenang lelang pembangunan Pasar Pelita.

“Mangkraknya pembangunan Pasar Pelita ini, sudah berlangsung lama. Hal itu terjadi karena semuanya melalui proses lelang. Untuk itu, kami mohon maaf kepada para pedagang atas ketidak nyamanan selama mangkraknya Pasar Pelita,” ucapnya.

Menurutnya, sosialisasi pelaksanaan pembangunan pasar tersebut, pihak pemenang lelang ditekankan harus melakukan izin terlebih dahulu terhadap warga maupun para pedagang. Bahkan, PT Fortunindo yang merupakan pemenang lelang, tidak diperbolehkan memungut apapun sebelum pembangunan berjalan sekitar 30 persen.

“Perusahaan sebagai pemenang tender harus izin dulu. Jangan sampai sudah dapat proyek, langsung datang dan mengerjakan pembangunan. Untuk itu, kita kumpulkan mereka semua disini, berkenaan dengan pembangunan Pasar Pelita pada 1 Oktober 2017 nanti.

Kami tidak akan melakukan peletakan batu pertama dan akan langsung beroperasi. Ya pokoknya malam besok (30 September 2017), sejumlah alat berat akan masuk ke lokasi pembangunan sehingga pada 1 Oktober itu, akan langsung bekerja,” harap Muraz.

Ia pun berharap, tidak ada keributan dalam pembangunan Pasar Pelita ini. Karena, sebentar lagi pedagang dan masyarakat akan bisa menikmati pasar yang aman dan nyaman.

Masih di tempat yang sama, salah seorang perwakilan dari PT Fortunindo yang merupakan perusahaan pemenang lelang pembangunan Pasar Pelita, Untung menjelaskan, pembangunan direncanakan akan selesai dan bisa dioperasikan pada 2019 mendatang.

“Rencananya pembangunan pasar ini, akan memiliki empat lantai dan kapasitasnya bisa mencapai sebanyak 2.800 unit ruko. Kalau untuk rencana pekerjaan, lebih cepat lebih baik. Ya itu pun kalau sudah ada kesepakatan dari masyarakat dan Muspida, besok pun kami siap mulai kerjakan,” paparnya.

Sememtara itu, salah seorang pedagang Pasar Pelita, Hambali berharap, agar PT Fortunindo dapat melaksanakan komunikasi ke semua pihak. Khsusnya, pada para pedagang. Hal itu harus dilakukan agar tercipta suasana kondusif. “Saya mohon libatkan semua pihak agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar,” pintanya. (cr13/e)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.