“Ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lokasi bencana,” ucapnya.
Masih kata M. Yanuar Fajar bahwa arus lalu lintas di sekitar Jembatan Bojongkopo khususnya kendaraan roda dua yang melintas saat ini berjalan lancar dan kondusif.
“Kondisi arus lalu lintas sudah normal setelah juga sebelumnya sempat terjadi kepadatan akibat sebuah alat berat yang terperosok di sekitar jembatan pada Senin (17/3/2025) sore. Evakuasi alat berat sudah selesai dilakukan,” terangnya.
Seperti diketahui, jembatan Bojongkopo pada Kamis (6/3/2025) lalu sekitar pukul 20.30 WIB mengalami amblas sekitar 4 meter pada bagian kontrusi ujung jembatan, setelah bagian pondasi bawah tergerus air dampak banjir bandang sesaat terjadi hujan deras disertai angin kencang.
Sehingga, adanya peristiwa itu, akses jembatan tidak bisa dilintasi baik roda dua maupun roda empat, sehingga masyarakat yang akan bepergian dari arah Kiaradua menuju Bagbagan maupun arah sebaliknya dialihkan ke jalur Lengkong, Pengleseran, Warungkiara dan Cikembar.
“Malam itu sekitar jam 9.15 Wib terdengar suara bunyi patah atau apa lah itu, langsung blug blug jembatan itu kata warga ambruk, untung pas kejadian itu gak ada kendaraan melintas, warga inisiatif menutup akses malam itu juga,” ujar Kusmawan (46) warga sekitar. (ndi/d)






