“Alhamdulilah untuk di Mentawai Mengajar Indonesia, Vicca di divisi lingkungan. Sementara di Unev Indonesia, Vicca divisi pendidikan dengan mengajar SD 01 Malancan,” tuturnya.
Selama berada di Mentawai dan Aceh, Vicca pun membagikan pengalaman uniknya disana. Salah satunya tidak ada tower di desa yang ia tempati. Signal telephon dan internet yang membuat para volunteer sangat kaget dengan hal tersebut. Tetapi setelah dua hari, ia pun bisa beradaptasi.
“Jadi yang paling unik itu saat malam hari. Setelah evaluasi, kita ada waktu bebas 30 menit sebelum tidur dan kita pergi ke SD untuk mencari internet.
Sampai di SD, sangat kaget karena para warga berjajar untuk mencari internet walaupun ada yang dapat ada yang hanya satu garis.
Atau ada yang tidak dapat sama sekali. Dan ini yang membuat saya tidak akan lupa, yaitu saya sampai menaruh HP di tiang agar signal masuk dan ada internet.
Alhamdulilah diantara semua volunteer, hanya HP Vicca yang bisa dapat internet dan volunteer lain meminta hospot,” kenangnya.
Dan yang lucu lagi, kalau ada orang yang berdiri di depan tiang atau tiang nya di senggol, maka internet langsung hilang. Itu menjai pengalaman yang sangat berkesan.
Dirinya juga bersyukur bisa berbaur dengan masyarakat. Bahkan, sering masak bersama guru SD dan sangat disambut baik oleh warga masyarakat, juga anak anak disana.






