Triwulan Pertama BPBJ Setda Kota Sukabumi  Terima 52 Paket Pekerjaan

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat meninjau pembangunan Lapang merdeka

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Sukabumi merekap seluruh paket pekerjaan mencapai 52 paket.

Hingga September 2021, Puluhan paket tersebut didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBD Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

“Periode Januari sampai November tahun ini, sebanyak 52 paket pekerjaan yang masuk, dan pekerjaanya ada yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi, APBD Provinsi Jabar, dan ada juga yang didanai dari DAK,”ujar Kepala BPBJ Pemkot Sukabumi, Novian Restiadi.

Novian mengungkapkan, untuk total anggaran seluruh ke 52 paket pekerjaan tersebut mencapai Rp85.813.681.888, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp85.263.106.294, dengan harga kontrak berjumlah Rp69.242.122.644, dan menyisakan anggaran sebesar Rp16.571.559.244. “Sedangkan efesiensi anggaranya mencapai Rp16.020.983.651,”terangnya.

Dari keseluruhan paket pekerjaan itu, lanjut Novian, sebanyak 14 paket pekerjaan didanai oleh APBD Kota Sukabumi, DAK 32 paket, APBD Provinsi Jabar 5 paket, dan anggaran lainya berjumlah satu paket.

Yakni, pekerjaan pembangunan pipa transmisi air minum di Dinas PUTR. Dan saat ini semuanya sudah dalam tahap pelaksanaan.

Sedangkan ke 52 paket itu tersebar di lima intansi. Yaitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumindag), Dinas Kependudukan, dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Jadi ada di lima intansi ke 52 paket pekerjaan itu. Dan harus diketahui juga tidak semuanya lelang pekerjaan itu di BPBJ Kota Sukabumi, melainkan sebagian juga ada yang di BPBJ Provinsi Jabar,”ungkapnya.

Untuk progres kedepan, pihaknya akan melakukan proses pengadaan Penunjukan Langsung (PL), oleh pejabat pengadaan, sosialisasi, pembinaan, dan advokasi.

Tapi, yang jelas, kata Novian, semua tugas yang menjadi kewenangan BPBJ sudah terlaksana, terutama mengenai tender cepat.

“Seperti halnya dengan proses lelang pekerjaan yang bersumber dari DAK, tuntas sesuai dengan target,”pungkasnya. (Bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *