Tren Tanaman Hias di Sukabumi, Berkah dan Musibah?

  • Whatsapp
Salah satu pembeli tanaman hias saat melakukan transaksi jual beli di salah satu lapak penjualan tanaman hias di Jalur Lingsel Sukabumi. FOTO: LUPI PAJAR HERMAWAN// RADAR SUKABUMI

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kembalinya musim tanaman hias menjadi berkah bagi para pedagang yang menggeluti bidang tersebut. Namun rupanya, selain menjadi berkah juga menjadi tantangan karena pasca ramainya tanaman tersebut beberapa tanaman hias banyak yang hilang.

Seperti halnya diakui oleh Marna (54), salah satu pedagang tanaman hias di Jalan Lingkar Selatan, Sukabumi. Menurutnya, pasca ramainya musim tanaman memang dirinya tidak menampik mendapatkan berkahnya. Namun, di sisi lain dirinya harus berhati-hati karena tidak sedikit tanaman yang hilang.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah pak, usaha saya mulai ramai kembali. Tetapi memang perlu waspada juga, karena sejak ramai musim tanaman ini banyak juga yang hilang tiba-tiba,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, Senin (16/11/2020).

Jenis tanaman yang hilang, sebut Marna, bervariasi, mulai dari bonsai, jenis talas-talasan hingga bibit-bibit tanaman buah. Rata-rata, tanaman hilang saat malam hari karena lapaknya itu tidak di jaga pada malam hari.

“Hilangnya sih malam hari pak, tapi siang juga pernah saya alami. Yang hilang sih kaya bonsai, jenis talas, hingga tanaman buah,” sebutnya.

Kendati demikian, dirinya tidak terlalu menyesalkan atas kehilangan bebrpaa tanamannya tersebut. Karena memang dirinya meyakini, rejekinya yang hilang tersebut bakal terganti.

“Ya, mau gimana lagi pak udah hilang, hikmahnya saya harus lebih waspada dan berhati-hati lagi. Mulai saat ini, tanaman dan barang-barang yang cukup berharga saya bawa pulang,” ungkapnya.

Sementara itu, Sri Rahayu salah satu pembeli menambahkan, tanaman hias menjadi salah satu kebutuhan untuk keindahan rumahnya. Terlebih, pasca ramai hampir semua rumah ramai-ramai berburu tanaman hias.

“Ikut-ikutan tetangga aja pak, lagi ramai kan. Selain itu, memang saya suka tanaman hias, apalagi kan sekarang lagi ramai,” pungkasnya. (upi/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *