Tiga Pemain Jadi Korban

  • Whatsapp

Penampilan Persib Bandung musim ini tidak sesuai ekspektasi. Padahal, tim berjuluk Maung Bandung ini telah mendatangkan gelandang kelas dunia, Michael Essien. Lini depan menjadi area paling banyak disorot karena dinilai tak berkontribusi maksimal. Selain itu, Persib kehilangan Sergio van Dijk dan Tantan di lini serang.

Sebelumnya, Carlton Cole yang diboyong pada awal musim ternyata lebih banyak menghuni bangku cadangan. Cole pun didepak dari skuat Persib dan mendatangkan Ezechiel N’Douassel pada paruh musim.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, dilini sayap, tim Maung Bandung pun mendatangkan mantan pemainnya Shohei Matsunaga. Kedarangan Shoheidiharapkan jadi solusi. Namun pria bedarah jepang ini malah tampil di kurang memuaskan.

Apalagi dengan Cedera terus menimpa Sergio van Dijk selama Persib mengarungi Liga 1 2017. Penyerang naturalisasi asal Belanda ini baru tampil tiga kali musim ini. Sekarang, Van Dijk fokus pada pemulihan cedera lutut yang dideritanya.

Pemain berkepala plontos ini memilih berobat ke Belanda agar pemulihannya maksimal. Nasib pemain berusia 35 tahun itu pun penuh ketidakpastian bersama Persib. Manajemen Persib kemungkinan bakal mencari bomber yang lebih muda dan efektif.

Sementara itu penyerang lokal Persib, Tantan kini tengah dibekap cedera, kendati mulai sembuh dan berpotensi tampil pada sisa laga musim ini. Meski fit, Tantan sesungguhnya bukan pilihan utama Persib.

Dengan usia yang tidak muda lagi dan performanya tak lagi seperti ketika mengantarkan Persib jadi juara Indonesia Super League 2014. Pembenahan di lini depan Persib bukan tak mungkin memakan Tantan sebagai korban.

Sejauh musim ini, Tantan baru 10 kali tampil untuk Maung Bandung. Ketika Liga 1 musim ini berakhir, mungkin dia perlu mencari klub baru mengingat lini depan Persib yang banyak dikritik.

Ironisnya lagi, tidak hanya lini serang, namun lini belakang juga tak luput dari sorotan para pecinta Persib Bandung. Semakin uzurnya Vladimir Vujovic, tak maksimalnya Supardi, hingga Purwaka Yudhi yang tidak mampu menutupi lubang di area pertahanan bakal menjadi bursa penjualan musim depan.

Kedatangan Purwaka Yudhi sempat disebut-sebut akan jadi penutup lubang di pertahanan Persib. Namun, faktanya Purwaka tidak pernah benar-benar dalam performanya setelah cedera.

Didatangkan pada paruh kedua Liga 1 musim ini, Purwaka baru sekali tampil. Ia baru pulih setelah cedera yang mengharuskannya absen setahun dari lapangan hijau.

Penampilan terbaik Purwaka adalah ketika dia masih memperkuat Arema FC.

Usia Purwaka telah menginjak 33 tahun dan Persib diyakini tidak berencana memperpanjang kontraknya demi membawa bek lain ke Bandung. (net)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *