SUKABUMI – Liburan seorang pemuda asal Jakarta Timur berujung tragedi. Minggu (21/9) sekitar pukul 10.30 WIB, Awwal Salas Al Faruq (20) dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Kebon Kalapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Menurut keterangan dari Balawista setempat, korban awalnya berenang di tepi pantai. Namun, arus kuat tiba-tiba menyeret tubuhnya ke tengah laut. Warga sempat berupaya melakukan penyelamatan, namun ombak tinggi menyulitkan proses evakuasi.
Informasi tersebut segera diteruskan ke Kantor SAR Jakarta melalui Pos SAR Sukabumi. Tim penyelamat langsung bergerak ke lokasi dengan membawa perlengkapan SAR air lengkap.
“Kami kerahkan personel rescue dari Pos SAR Sukabumi bersama unsur SAR gabungan,” ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, melalui Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suyo Adianto.
Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan perahu karet dan perahu nelayan hingga radius 3 nautical mile dari titik kejadian. Tim juga menyusuri bibir pantai dan memanfaatkan drone untuk pengamatan dari udara.
“Hingga siang hari, puluhan personel SAR gabungan masih bersiaga di lokasi,” jelas Suyo.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, Polsek Cisolok, Balawista Cisolok, Saka SAR Sukabumi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Palabuhanratu.
Suyo mengimbau masyarakat yang tengah berlibur di pesisir selatan Sukabumi agar lebih waspada terhadap potensi bahaya gelombang dan arus bawah laut.
“Pantai di kawasan ini memang indah, tapi potensi bahayanya tidak bisa dianggap sepele,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan.(ndi/d)






