Ternyata 30 Mei 1868 Awal Kebun Raya Bogor Pisah dari Istana

  • Whatsapp
Istana Bogor dulu merupakan bagian dari Kebun Raya Bogor

BOGOR — Tepat pada tanggal 30 Mei 1868 kepengurusan Kebun Raya Bogor (seluas 67 hektar) secara resmi dipisah dengan kepengurusan Istana Bogor. Kebun Raya Bogor Ada Sejak Zaman Kerajaan Sunda, Tertua se-Asia Tenggara

Awalnya Kerbun Raya Bogor hanya digunakan sebagai kebun percobaan bagi tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda.

Bacaan Lainnya

Namun pada perkembangannya pendirian Kebun Raya Bogor nyatanya mengawali perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, sekaligus sebagai wadah berhimpunnya ilmuwan terutama bidang botani di Indonesia secara terorganisasi pada zaman itu (1880 – 1905).

Sejarah mencatat, berawal dari Kebun Raya Bogor lah kemudian lahir beberapa institusi ilmu pengetahuan, seperti Bibliotheca Bogoriensis (1842), Herbarium Bogoriense (1844), Kebun Raya Cibodas (1860), Laboratorium Treub (1884), dan Museum dan Laboratorium Zoologi (1894).

Setelah kemerdekaan, tahun 1949 ‘s Lands Plantentiun te Buitenzorg berganti nama menjadi Jawatan Penyelidikan Alam, kemudian menjadi Lembaga Pusat Penyelidikan Alam (LLPA) yang untuk pertama kalinya dikelola dan dipimpin oleh bangsa Indonesia, Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo.

Pada waktu itu LPPA punya 6 anak lembaga, yaitu Bibliotheca Bogoriensis, Hortus Botanicus Bogoriensis, Herbarium Bogoriensis, Treub Laboratorium, Musium Zoologicum Bogoriensis dan Laboratorium Penyelidikan Laut. Pada tahun 1956 untuk pertamakalinya pimpinan KRB dipegang oleh bangsa Indonesia yaitu Sudjana Kassan yang menggantikan J. Douglas.

Terkait pengembangan koleksi tanaman yang sesuai dengan iklim di Indonesia, Kebun Raya Bogor membangun beberapa cabang kebun raya lainnya, semisal: Kebun Raya Cibodas (Bergtuin te Cibodas, Hortus dan Laboratorium Cibodas) di kaki Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat.

Luasnya 120 hektar berada pada ketinggian 1400 mdpl, didirikan oleh Johannes Elias Teijsmann tahun 1866, mempunyai koleksi tanaman khas dataran tinggi beriklim basah daerah tropis dan sub-tropis. Tahun 1891 Kebun ini dilengkapi dengan Laboratorium untuk Penelitian flora dan fauna.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *