Terduga Teroris Bojonggenteng Sukabumi Disebut Warga Rajin ke Masjid, Istrinya Bilang Begini

  • Whatsapp
SEPI : Suasana rumah yang ditinggali BS di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi tampak sepi pasca Densus melakukan penggledahan

SUKABUMI — Sosok terduga BS, terduga teroruis yang rumahnya digledah jajaran Detasemen Khusus (Densus) 88 di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai orang yang rajin rajin ke masjid untuk melaksanakan salat berjamaah. Namun begitu, pria yang diketahui banyak beraktivitas di Jakarta tersebut kurang begitu membaur dengan warga sekitar.

Kesaksaian soal BS diungkapkan oleh salah seorang warga, Ujang Solehudin (50). Menurutnya, BS dikenal baik karena sering ke masjid saat berada di rumah. Namun, BS tidak bergaul dengan masyarakat setempat atau tetangganya.

Bacaan Lainnya

Ujang menyebut, warga hanya bertemu dengan BS ketika di masjid untuk melaksanakan salat. “Orang yang bersangkutan juga baik di sisi masyarakat, cuma gak bergaul sama tetangga-tetangga di sini. Paling saya sendiri bersama masyarakat yang lain ketemunya di masjid selagi ada di rumah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, sosok BS jarang berada di rumah, menurutnya BS hanya terlihat berada di rumah dua atau tiga hari saja dalam kurun waktu sebulan. Sehingga, intensitas dengan warga sekitar kurang yang membuat warga tidak begitu mengetahui sosok BS

“Gak nentu, yang saya denger mah kadang-kadang dua hari, tiga hari, kalau ada di sini setiap waktu ke masjid,” singkatnya.

Sementara itu, Siti Asiah (25), istri BS menambahkan,dirinya hanya tahu sang suami kerja sebagai driver atau sopir di sebuah restoran di Jakarta. Ia juga mengaku tidak mengetahui suaminya terlibat jaringan diduga teroris.

Bahkan Siti Asiah hanya bertemu suaminya seminggu sekali, karena suaminya jarang pulang ke Sukabumi. “Iya suami, tahunya sih kerjanya di restoran kirim-kirim barang, driver. Seminggu sekali (menemui), kerja sebagai driver baru dua tahun. Enggak tahu kalau soal aktivitas suami di Jakarta),” sebutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *