Tebang Pohon Perhutani di Sukabumi Terancam Denda Rp 1 M

  • Whatsapp
Tebang Pohon Perhutani Sukabumi

“Dia membeli dari masyarakat. Cuma lahan itu berbatasan dengan kawasan perhutani, sehingga sudah ditunjukan batas dan areanya tetapi karena tidak ada yang mengawasi akhirnya mereka mengambil pohon lebih dari batas yang ditentukan. Sehingga, menebang pohon di kawasan perhutani tanpa izin,” jelas Rizka.

Rizka berharap kejadian serupa tidak terulang, ancaman UU No 18 tahun 2013 tentang kehutanan mengintai siapa saja yang melakukan tindakan serupa.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan pembelajaran karena bukan kejadian yang pertama, jadi sengaja orang-orang membeli lahan di area berbatasan dengan lahan Perhutani, beli dua dipotong lebih dari satu,” tambahnya.(ris/t)

Modus Penambangan Liar

-Tersangka sengaja membeli pohon/lahan yang berbatasan dengan hutan produktif milik Perhutani.
-Setelah membeli dua pohon, para tersangka kemudian menebangnya tapi melebihi jumlah yang sudah disepakati.
-Para tersangka malah menebang pohon milik Perhutani sebanyak tiga pohon dan empat batang.
-Modus seperti ini pun diakui Polres Sukabumi bukan kali pertama dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.
-Setelah mendapat laporan dari pihak Perhutani, jajaran Polres Sukabumi akhirnya bergerak cepat dan berhasil menangkap dua tersangka.

Barang Bukti yang Diamankan:
-Dua batang pohon jenis sonokeling panjang 1 meter dengan diameter 18 cm
-Satu batang pohon panjang 0,9 meter berdiameter 2 cm
-Satu set gergaji mesin

Ancaman Hukuman:
-UU no 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan
-Kurungan 1-5 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *