Sementara itu, Ayah korban, Sandi Susandi mengaku tidak tahu persis kejadian yang dialami anaknya. Namun, informasi yang diterima anaknya terlibat tawuran dengan sekolah lain. “Saya diberitahu istri katanya ada polisi ke rumah. Istri bilang anak saya dibawa rumah sakit,” ucap Sandi kepada Radar Sukabumi.
Sandi berharap polisi segera menangkap para pelaku tawuran yang telah menghilangkan nyawa anak satu-satunya itu. “Kalau bisa ditangkap semuanya lah pelaku tawuran itu. Hukum pelaku dengan seberat-beratnya. Saya harap ini yang terakhir,” kata Sandi.
Kasus tawuran antarpelajar yang menelan korban jiwa itu kini ditangani petugas Polsek Cicurug dan Polres Sukabumi.
Di tempat terpisah, tetangga korban, Dadang Sopandi (53) mengatakan, El yang merupakan putra dari Sandi ini diketahui berkelakuan baik. “Setahu saya El itu anak yang baik. Baru pertama kali ini terdengar kejadian tawuran. Saya belum mengetahui tawuran dengan pelajar mana,” ucapnya.
Dadang menjelaskan, terakhir bertemu dengan korban saat menjelang tengah malam, korban dijemput oleh sejumlah temannya. “Malam itu El lagi masak bahkan ada ibu-ibu juga yang ikutan. Sekitar pukul 23.00 WIB, El dijemput oleh teman sekolahnya dan tidak tau mau kemana. Tidak lama kemudian ada informasi tirlibat tawuran,” jelasnya
Saat dihubungi Radar Sukabumi, Kapolsek Cicurug, Kompol Simin A Wibowo membenarkan kejadian itu dan saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. “Ya, saat ini masih dalam pendalaman dulu. Kami sedang mengejar pelakunya,” singkatnya.
Hal yang sama dikatakan oleh, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi membenarkan kejadian itu. Polisi masih menyelidiki kasus ini. “Masih diselidiki, mohon waktu, kita sedang kejar pelakunya,” singkatnya.
Video saat tawuran tersebar diaplikasi pesan singkat, dalam video itu terlihat sejumlah remaja berlarian dan sebagian lagi menggunakan kendaraan roda dua di Jalan Raya Cicurug. Warga yang ada di lokasi beberapa kali berteriak untuk membubarkan aksi tersebut.
Sementara itu, menurut kabar yang beredar di kalangan wartawan, pada hari Minggu (3/11) empat pelaku pembunuh El sudah tertangkap. (bam/hnd)






