Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Iwan Usep mengaku prihatin dengan terjadinya pembacokan terhadap pelajar oleh pelajar lainnya.
Apalagi belum lama ini sudah terjadi dua kali peristiwa pembacokan di wilayah Kabupaten Sukabumi. “Tentunya kami sangat prihatin sekali dengan kejadian itu, karena pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas baru saja dimulai belum lama ini,” imbuh Usep.
Menurutnya, ini perlu peran serta semua pihak dan elemen masyarakat agar hal itu terjadi, terutama peran orangtua dan dinas pendidikan.
“Ini bukan kali pertama terjadi, bahkan sejak dahulu, sehingga perlu adanya evaluasi dan mencari solusi yang tepat untuk menuntaskannya,” pungkas anggota komisi IV ini.(ris/t)






