Aksi tawuran berlangsung sekitar lima menit sebelum berhasil diredam oleh warga. Para pelajar langsung kocar-kacir meninggalkan lokasi. “Tawurannya cuma sebentar, sekitar lima menit, lalu mereka langsung kabur,” tutup Reza.
Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta semua pihak, termasuk sekolah dan aparat, untuk lebih aktif mengawasi perilaku pelajar. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Selain meresahkan warga, juga merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar salah satu warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.(bam/d)






