BERITA UTAMA

Sukabumi Masuk PPKM Darurat?

×

Sukabumi Masuk PPKM Darurat?

Sebarkan artikel ini
PPKM Darurat
Ilustrasi PPKM Darurat

Pesta pernikahan hanya boleh dihadiri 50 orang dengan hidangan dalam wadah tertutup untuk dibawah pulang. Dalam dokumen tersebut, disebutkan juga bahwa pemerintah menargetkan vaksinasi di kabupaten/kota prioritas mencapai 70 persen dari total vaksinasi paling lambat Agustus 2021. Dengan target herd immunity nasional tercapai akhir 2021.

Presiden Joko Widodo kemarin membeberkan pemerintah sedang melakukan kajian PPKM darurat. Kemarin, rapat finalisasi dilakukan. “Nggak tahu keputusannya nanti seminggu atau dua minggu,” ucapnya.

Bank bjb Tandamata

Jokowi mengatakan bahwa pemetaan sudah dilakukan. PPKM darurat ini dilakukan khusus di Jawa dan Bali. Alasannya 44 kabupaten/kota yang setelah assesment harus ada intervensi khusus. “Contoh di Jakarta Barat, RT/RW yang terkena Covid-19 sudah merata. Memang harus ada keputusan yang tegas,” ujarnya.

Selain itu Jokowi menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 harus dijalankan dengan baik. Jika bulan ini ditargetkan tiap harinya ada satu juta orang yang divaksin, Agustus nanti harus naik dua kali lipat. “Syaratnya memang harus tersedia vaksinnya,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi menegaskan dengan adanya kenaikan kasus berpengaruh pada indeks kepercayaan konsumen. Begitu pembatasan ketat dilakukan dan mobilitas turun, serta kasus turun, maka indek kepercayaan konsumen naik.

Kenaikan kasus juga mempengaruhi indeks kenaikan retail. Ternyata hal seperti ini tak hanya terjadi di Indonesia saja, tapi di negara lain juga. “Begitu ada penambahan kasus harian, indeks penjualan retailnya turun,” bebernya. Jokowi menegaskan untuk mengatasi keterpurukan ekonomi kali ini, harus sejalan dengan penanganan Covid-19.
(tau/dee/lyn/syn/mia/lum/deb)