Sukabumi-Bogor Cuma 1,5 Jam

KA Pangrango Sukabumi-Bogor

SUKABUMI – Kalau tak ada aral melintang, Kereta Api (KA) Pangrango Sukabumi-Bogor akhir pekan ini bakal mulai ngerel lagi. Uji coba jalur reaktivasi dengan mengoperasikan KA Pangrango dari Stasiun Paledang-Sukabumi, akan dilakukan pekan ini.

Setelah dilakukanya pembangunan jalur KA Double Track selesai dari Stasiun Paledang ke Cicurug. Aktivasi kembali kereta api ini, nantinya PT KAI menyediakan dua gerbong eksekutif dan lima gerbong kereta ekonomi.

Bacaan Lainnya

“Rencana reaktivasi operasional KA Pangrango Sukabumi-Bogor akan dilakukan tahap uji coba pekan ini. Kami targetkan 10 April 2022 nanti selesai dan bisa digunakan untuk umum,” beber Deputy EVP 1.2 Bidang Pelayanan dan Komersial Daop 1 Jakarta, Suharjono kepada awak media, kemarin (6/4).

Berkiatan dengan tarif tiket, PT KAI belum memutuskannya. Sedangkan untuk tarif lama, kereta eksekutif Rp 80 ribu sedangkan ekonomi Rp 35 ribu.

Hanya saja, PT KAI memberikan perubahan pelayanan dengan menyusulnya jalur ganda KA Pangrango. Dimana, jarak tempuh Bogor-Sukabumi bisa lebih singkat dari dua jam, menjadi satu setengah jam.

“Tidak ada kebijakan yang berubah. Tetapi ada fasilitas pelayanan jarak tempuh, dengan durasi perjalanan yang lebih cepat. Waktu pelanggan menjadi lebih efisien dan tetap nyaman,” terangnya.

Sementara itu, grafik perjalanan kereta api tetap sama dari tahun sebelumnya menggunakan jadwal 3 trip per hari. Jika melihat animo masyarakat cukup tinggi, waktu perjalanan akan di tambah menjadi 4 trip per hari.

Ditambahkan Suharjono, PT KAI akan melakukan sinergitas dengan Pemkot Sukabumi untuk melakukan penataan di kawasan Stasiun KA Sukabumi.

Ini sebagai upaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Seperti halnya area parkir yang luas dan juga mempermudah akses masyarakat pada saat pergantian moda transportasi baik angkot dan lainnya.

“Kami memohon dukungan agar kawasan Stasiun Sukabumi ditata, agar masyarakat lebih nyaman saat memasuki area stasiun. Ya, kami memiliki sertifikat hak pakai yang dilakukan pihak ke-3. Jadi hal ini bisa di komunikasikan,” tandas Suharjono.

PT KAI Daop 1 Jakarta sendiri melakukan pertemuan langsung dengan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi di Ruang Utama Balikota Sukabumi, Rabu (6/4) untuk mempersiapkan rencana reaktivasi.

Dalam pertemuan tersebut, dihadiri juga Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada, Asda Bidang Administrasi, Iskandar, dan Perwakilan pengembang Pasar Pelita PT Fortunindo Artha Perkasa (PT FAP).

“Alhamdulillah pertemuan dengan PT KAI bisa dilakukan dalam rangka persiapan aktivasi KA Pangrango Sukabumi- Bogor,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Dikatakan Fahmi, aktivasi KA Pangrango ini merupakan kebahagiaan bagi warga Sukabumi dan Bogor di tengah kemacetan di jalur jalan raya.

Sebab, sarana transportasi kereta api menjadi primadona dalam perjalanan darat yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Kami yakin pada saat diaktivasi pada 10 April 2022 nanti, akan sangat banyak peminatnya. Meskipun jalur ganda rel atau double track baru masuk Stasiun Paledang-Stasiun Cicurug,” ungkapnya.(bal/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *