Sopir Ekspedisi Ditemukan Tewas

  • Whatsapp
DIAMANKAN: Kendaraan yang dikendarai Ujum diamankan di Polsek Cibak, kemarin (8/9).

CIBADAK, RADARSUKABUMI.com – Ujum (45), warga Kampung Cigelong, Desa/Kecamatan Cikidang ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya di Jalan Karangtengah, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, sekira pukul 15.00 WIB, kemarin (8/9). Polisi memastikan, kematian sopir ekspedisi ini bukan karena tindak kekerasan.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, mobil yang dikendarai pria malang ini diketahui sejak Sabtu (07/9) lalu terparkir di pinggir jalan Karangtengah. Warga sekitar awalnya menduga, mobil itu terparkir akibat bermasalah atau mogok. Sebagian warga mendatanginya, dan melihat sang sopir sedang bersandar di kursi depan. “Bahkan warga setempat sempat ada yang memberikan air minum dia,” ujar Kapolsek Cibadak, Kompol Hadi Susanto kepada Radar Sukabumi kemarin.

Bacaan Lainnya

Keesokan harinya, lanjut Hadi, warga masih melihat mobil yang dikendarai Ujum terparkir di tempat yang sama. Karena merasa curiga, warga pun langsung melaporkan hal itu kepada Polsek Cibadak. “Karena masih terparkir itu lah, akhirnya warga menjadi curiga. Seketika petugas kami langsung ke lokasi untuk mengeceknya,” imbuhnya.

Setelah tiba di lokasi, aparat kepolisian langsung melakukan pengecekan. Akhirnya dipastikan, Ujum sudah tidak lagi bernafas. “Anggota langsung mengevakuasi korban ke RSUD Sekarwangi. Perusahaan ekspedisi tempat korban bekerja langsung kami hubungi, berikut dengan keluarganya,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan dokter RSUD Sekarwangi, Hadi memastikan tidak menemukan bekas luka ataupun tanda-tanda kekerasan lainnya pada tubuh korban. “Ya, hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas kekerasan ataupun penganiayaan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan, korban ini meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Pihak keluarga menyebut, Ujum memiliki penyakit asma dan kerap mengeluh sakit. “Keterangan dari keluarga korban, Ujum ini punya riwayat sakit sesak nafas dan sakit pada dadanya. Jadi kejadian ini tidak ada unsur kejahatannya,” pungkasnya.

(bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *