Soal Tol Bocimi Amblas, Pengamat : Longsor Tidak Terjadi Tiba-tiba, Pasti Ada Retakan

Pekerja mengoperasikan alat berat saat perbaikan ruas jalan tol Bocimi KM 64 yang amblas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/4/2024). (Henry Purba/ANTARA)
Pekerja mengoperasikan alat berat saat perbaikan ruas jalan tol Bocimi KM 64 yang amblas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (8/4/2024). (Henry Purba/ANTARA)

JAKARTA — Analisa Pakar Komunikasi Bencana Muhammad Hidayat mengungkapkan cuaca ekstrem selama periode peralihan musim ditengarai menjadi penyebab utama amblasnya Tol Bocimi (akronim Bogor-Ciawi-Sukabumi) pada 3 April 2024.

“Ada rongga-rongga atau retakan di dalam tanah, yang saat hujan terisi air dan menyebabkan tanah mengembang, lalu mengakibatkan pergerakan tanah,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Bacaan Lainnya

Hidayat menuturkan hujan yang kerap terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat adalah pemicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Menurutnya, Tol Bocimi menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang rentan terhadap bencana tanah longsor. Tol Bocimi dibangun di perbukitan bergelombang dengan kemiringan lereng bervariasi mulai landai hingga agak curam.

Berdasarkan peta prakiraan gerakan tanah bulan April 2024, lokasi itu masuk dalam zona potensi gerakan tanah menengah-tinggi.

Kelapukan tanah yang cukup tebal dan kemiringan lahan yang agak curam, membuat hujan dengan intensitas tinggi dan cukup lama sebagai pemicu terjadinya bencana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *