Soal Penindakan Tambang Ilegal di Cikidang, Kastpol PP ‘Bemain Mata’

MENUAI PROTES: Kondisi galian ilegal yang berada di Kecamatan Cikidang menuai protes, betapa tidak saat hujan datang membuat jalan licin dan membahayakan kendaraan.

RADARSUKABUMI.com, CIKIDANG-– Belum lama ini, Bupati Sukabumi mengintruksikan Satpol PP untuk menindak Tambang ilegal yang berada di Kecamatan Cikidang, namun sampai detik ini pertambangan cut and fill tersebut masih beraktifitas seperti biasa. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan dan sorotan dari kalangan aktifis, salah satunya dari DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Barat, yang menyikapi persoalan tersebut.

Tak hanya itu GMNI juga mendesak dengan segera agar Satpol PP Kabupaten Sukabumi untuk menutup galian tanah tersebut. Pasalnya, ketika instruksi itu sudah dilontarkan langsung oleh Bupati selaku pimpinan daerah yang memiliki kendali terhadap kebijakan di wilayah administrasi Kabupaten Sukabumi. Harus menunggu apalagi.

Bacaan Lainnya

Sekretaris DPD GMNI Jawa Barat, Dewek Sapta Anugrah mengatakan, apa bila Kasatpol PP tidak menindak lanjuti apa yang disampaikan bupati, maka perlu di pertanyakan komitmen Satpol PP dalam mewujudkan Sukabumi lebih baik ini.

Bupati Minta Galian Ilegal Cikidang Ditutup

“Bila Satpol PP tidak serius menindak dan menutup galian tanah di wilayah Cikidang tersebut. Maka kita perlu mempertanyakan keterlibatan Satpol PP yang diduga membekingi operasi perusahaan,” kata Dewek kepada koran ini, kemarin (27/12).

Sebab sambung Dewek, keberadaan galian tanah tersebut sudah jelas merusak lingkungan masyarakat setempat dan ini akan berdampak pada masa depan Sukabumi itu sendiri.

Pos terkait