Selain pengerukan sungai, Gibran juga mengusulkan relokasi warga yang tinggal di sempadan Sungai Cipalabuan untuk menghindari risiko bencana serupa di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa relokasi adalah langkah yang tidak bisa ditawar. “Penduduk di sekitar sempadan sungai harus direlokasi agar sungai dapat diperlebar sehingga jalur air lebih lancar dan tidak lagi berdampak pada pemukiman,” jelas Diana.
Terkait Jembatan Cidadap yang amblas, Wapres Gibran menginstruksikan agar jembatan tersebut segera difungsikan sementara dengan memasang Jembatan Bailey. “Sementara ini, jembatan akan difungsionalkan untuk kendaraan roda dua saja. Perbaikan permanen akan dimulai setelah Lebaran dan ditargetkan rampung dalam empat bulan,” tegas Diana.
Pemerintah daerah akan bertanggung jawab mencari lahan untuk relokasi warga terdampak, sementara BPBD dan Pemprov Jawa Barat akan mendukung pembangunan hunian baru bagi mereka. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.
Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat untuk memastikan penanganan bencana yang komprehensif. “Relokasi adalah harga mati. Kami ingin memastikan masyarakat terdampak mendapatkan solusi yang aman dan layak,” tutup Gibran.(ndi/d)






