Informasi dari Teten Nurjamil tersebut seperti makin menegaskan berbagai pernyataan dari pemerintah.
Dimana sebelumnya, pemerintah menyatakan pendaftaran PPPK 2024 akan dibuka pada Juni-Juli.
Akan tetapi kabar terbaru, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas menyebut pendaftaran seleksi PPPK 2024 akan digelar Juli-Agustus.
Namun sampai dengan 11 Juli 2024, belum ada tanda-tanda kapan pastinya seleksi tersebut digelar.
Di sisi lain, RPP Manajemen ASN yang jadi turunan UU ASN 2023 juga molor dari yang dijadwalkan.
RPP Manajemen disebut-sebut mengatur tentang mekanisme pengangkatan honorer jadi PPPK 2024.
Mulanya, RPP Manajemen ASN dijadwalkan terbit pada akhir April.
Akan tetapi sampai dengan akhir Juni, ternyata belum juga diterbitkan.
Terbaru, RPP Manajemen ASN sudah menjalani tiga kali uji publik.
Akan tetapi belum diketahui pasti kapan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Manajemen ASN itu akan diterbitkan.
Sementara, pemerintah juga sebelumnya menyatakan bahwa seleksi CASN 2024 akan digelar dalam 3 periode.
Periode 1, khusus rekrutmen CPNS untuk sekolah kedinasan dan tidak ada kaitan sama sekali dengan honorer.
Sedangkan Periode 2 dan Periode 3 dikhususkan untuk rekrutmen CPNS 2024 dan PPPK 2024.
2 periode inilah yang berkaitan langsung dengan nasib honorer atau non ASN.
Karena di dinilah mekanisme pengangkatan honorer jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja berproses.
Tapi sampai sekarang, pelaksanaan rekrutmen CASN 2024 Periode 2 dan Periode 3 juga tidak ada kejelasan sama sekali.
Hal ini ditengarai kuat terjadi lantaran jumlah formasi PPPK 2024 yang diusulkan pemerintah daerah jauh lebih sedikit ketimbang jumlah honorer di daerah.
Karena itu, tidak sedikit pihak yang menyangsikan penuntasan honorer bisa tuntas sampai 31 Desember 2024, sebagaimana amanat UU ASN 2023.






