Siapa Cocok Jadi ‘Bos PNS’ di Kabupaten Sukabumi, Ini Bocoran Kriterianya

  • Whatsapp
Ilustrasi Grafis

CICANTAYAN — Siapa yang menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, mungkin akan terjawab setelah pelantikan Bupati dan wakil bupati pada bulan depan. Lantas, siapakah yang akan menjadi sekda definitif? setelah ditinggalkan sosok Iyos Somantri yang maju di Pilkada 2020 kemarin.

Meski, sudah berhembus beberapa nama yang muncul kepermukaan, namun prosesnya masih jauh. Untuk sementara posisi tertinggi pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Sukabumi tersebut diisi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi Zaenul.

Bacaan Lainnya

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menerangkan, terkait seleksi terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi bakal dilakukan sesuai dengan arahan bupati. Artinya, kemungkinan Sekda Kabupaten Sukabumi akan dilaksanakan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

“Untuk Seleksi terbuka Sekda itu, pada intinya menunggu keputusan pak Bupati, yang pasti jika sudah diputuskan akan dilakukan secara terbuka dan kompetitif sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (21/1/2020).

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara antara lain mengamanatkan bahwa Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Utama dan Madya pada kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, kesekretariatan lembaga negara, lembaga nonstruktural, dan Instansi Daerah dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan dilakukan pada tingkat nasional.

“Sedangkan untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, dan integritas serta persyaratan jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif,” paparnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *