Kejadian pemalakan gula merah yang dialami Mak Iyom memang menarik perhatian dan simpati publik. Bagaimana tidak, hanya gegara tidak memakai masker dan tidak membawa ketika keliling jualan gula merah. Mak Iyom ditegur dan gula merah dagangan dipalak oleh oknum yang sampai saat ini masih misterius.
BACA JUGA : Pengakuan Mak Iyom yang dirampas Dagangannya saat Dirazia, Nitizen Ungkap Kelakuan Oknum Petugas
Terlebih, saat kali pertama peristiwa pemalakan oknum kepada Mak Iyom muncul ke publik yang diposting pemilik akun instagram @vera.prima dengan menandai dan direpost akun medsos @sukabumitoday, Pemerintah Kecamatan Cicantayan dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi sempat sibuk klarifikasi. Ini sebab, dalam postingan @vera.prima menyebut nama lembaga satpol pp.
Setelah pihak Kecamatan Cicantayan dan pihak terkait memburu sumber kroscek lapangan, postingan yang menyebut oknum pemalak gula merah Mak Iyom dari satpol pp, akhirnya postingan di akun @vera.prima dan @sukabumitoday langsung dihapus.
BACA JUGA : Kisah Mak Iyom, Penjual Gula Aren Asal Cantanyan yang Dirampas Dagangannya Akibat Tak Pakai Masker
“Kami sudah mengecek semua data dan tidak ditemukan adanya razia di wilayah Kecamatan Cicantayan berjumlah 15 orang dengan memakai seragam dan menggunakan sepeda motor. Kalau pun ada razia, itu dilakukan di depan Kantor Kecamatan Cicantayan dan hanya oleh dua orang petugas Satpol PP,”tegas Camat Cicantayan Sendi Apriandi seraya memastikan setelah cek lapangan, informasi pemalak Mak Iyom dari oknum satpol pp itu hoaks, Jumat 6 Agustus 2021.






