Segera Kadaluarsa, Warga Sukabumi Ayo Vaksin

  • Whatsapp
Vaksin-Sukabumi

SUKABUMI – Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi terus menggeber vaksinasi. Selain memang untuk mencapai target pemerintah, langkah ini juga demi menghabiskan stok vaksin yang ada sebagian sudah mau masuk masa kadaluarsa.

Untuk vaksin Expiry Data (ED) atau tanggal kadaluwarsa, merupakan vaksin Pfizer yang beku atau vaksin untuk dicairkan. Untuk Kabupaten Sukabumi, jumlah total vaksin Pfizer terdapat 9.555 vial dengan dosis 57.330.

Bacaan Lainnya

Dari ribuan itu, telah dibagi menjadi dua segment. Yakni vaksin 1.560 vial atau 9.360 dosis akan ED atau kadaluwarsa pada 25 Oktober 2021.

Selain itu, pada segemen kedua terdapat 7. 995 vial atau 47.970 dosis, akan ED atau kadaluwarsa pada 17 November 2021 nanti.

“Lumayan banyak, tapi sekarang sudah mau habis. Karena kita memang sedang menggencarkan program percepatan vaksinasi,” papar Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman.

Vaksin Pfrizer atau vaksin beku ini, harus disimpan difreezer sampai 17 Oktober atau empat hari dan kemudian disimpan di vaccine refrigerator selama satu bulan atau 30 hari.

Maka masa kadaluwarsa atau ED-nya pada 17 November 2021. “Iya, harus disimpan langsung di vaccine refrigerator pada 2 sampai 8 C, maka masa kadaluwarsanya selama satu bulan atau 30 hari,” paparnya.

Untuk itu, Pemkab Sukabumi menggecarkan program percepatan vaksinasi ke setiap wilayah maupun pelosok. Berdasarkan data manual total progres capaian vaksin Covid-19 mulai Januari 2021 hingga 15 Oktober 2021, untuk sasaran yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 705.964 atau 33.04 persen.

Sementara jumlah sasaran yang sudah divaksin dengan menggunakan dosis 2, sebanyak 247.290 atau 11.58 persen.

“Sementara targetnya saat ini untuk vaksin umum 50 persen. Sedangkan untuk lansia 40 persen. Kita ingin pada Desember 2021 nanti, capaian target vaksin ini bisa sampai 70 persen,” harap Andi.

Menurutnya, program percepatan vaksinasi Covid-19 dinilai berhasil dalam menekan tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Hal ini terbukti dari update data yang dikeluarkan setiap harinya oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, mengalami penurunan. Baik pada jumlah warga yang terpapar positif Covid-19, maupun jumlah kasus warga meninggal.

“Untuk itu, kami menghimbau kepada seluruh warga agar segera divaksin dan dapat mensuskeskan program percepatan vaksinasi ini.

Kalau saat ini kita sedang fokus pada sasaran vaksinasi lansia dan ibu hamil dan ini akan kita prioritaskan,” tandasnya.

Sedangkan jumlah stok Vaksin Covid-19 yang di miliki Pemkot Sukabumi cukup melimpah. Artinya, pemkot tidak akan kekurangan stok vaksin dalam melakukan vaksinasi kepada warga Kota Sukabumi.

Stok vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 61.385 dosis, belum ditambah vaksin titipan TNI 2.000 dosis dan Polres sebanyak 1.724 dosis.

“Alhamdulilah vaksin yang dimiliki oleh kita banyak. Saat ini kita sedang gencar untuk melakukan vaksinasi,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati.

Untuk masa kadaluarsa vaksin atau batas masa simpan vaskin, untuk vaksin yang tersedia ini masih lama, bahkan ada yang sampai dengan 2022. Tapi memang ada yang masa kadaluarsanya itu sampai bulan Oktober, namun itu hanya sedikit.

“Ada sebanyak 210 dosis vaksin jenis AstraZeneca. Tapi itu sedikit. Pekan ini juga pasti habis. Insyallah penggunaan vaksin di Kota Sukabumi ini kita optimalkan,” katanya.

Jenis vaksin yang paling banyak yakni Sinovac atau Coronovac mencapai puluh ribuan dosis dengan masa kadaluarsa di bulan Februari hingga Juli 2022.

Begitupun dengen jenis vaksin Moderna masa kadaluarsa sampai akhir tahun 2021 ini. “Yang kadaluarsa di kita paling sedikit di banding dengan kota dan kabupaten lain. Kalau kita sudah sesaui dengan target,” jelasnya.

Saat ini, kata Lulis pemerintah sedang fokus untuk melakukan cakupan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Kota Sukabumi dengan stok vaksin yang lumayan banyak.

Melihat data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), cakupan vaksinasi Kota Sukabumi dosis 1 total mencapai 81,15% dan Dosis 1 lansia 42,29% dari total target sasaran vaksinasi 269.834 orang.

“Ya berdasarkan akun vaksin yang disuntukan di Kota Sukabumi cukup tinggi. Apalagi kita pernah mendapatkan penghargaan lima daerah dengan capaian terbaik di Jabar,” aku Lulis.

Dalam mencapai cakupan tersebut, beberapa langkah dan strategi sudah dilakukan Pemkot Sukabumi. Seperti halnya pemkot sudah menetapkan centra vaksin bagi masyarakat di mana lokasinya di Gedung Juang 45 dan Gedung korpri. Artinya agar mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan vaksin dari pemerintah.

” Jadi gedung juang itu rutin tiap Sabtu dan gedung Korpri setiap hari Jumat, agar masyarakat tidak pusing mencari lokasi vaksin,” jelasnya.

Tak hanya itu, seluruh puskemas yang ada di Kota Sukabumi pun melayani vaksinasi setiap hari kerja. Belum lagi saat ini seluruh rumah sakit yang ada di Kota Sukabumi diwajibkan untuk menyediakan layanan vaksin.

” Karena kita punya vaksin single dos yakni satu vial satu dosis. Jadi tidak usah mengumpulkan banyak orang, jika ada satu orang yang divaksin bisa kita layani.

Kalau dulu kan 1 vial itu ada sampai 10 dosis, jadi harus mengumpulkan dulu. Karena ada masa kadaluarnya, jika dibuka, bertahan sampai 6 jam,” ungkapnya.

Tak hanya itu, puskesmas pun tidak hanya melayani di puskemas saja. Tapi puskemas pun akan melakukan vaksinasi secara mobile, bisa posyandu, pengajian dan lainnya.

” Intinya kita kan terus mendekati sasaran, jadi akan terus mobile,” katanya.

Belum lagi kata Lulis ada program akselerasi Vaksinasi Covid -19 berbasis kewilayahan. Program tersebut menyasar wilayah yang memang warga di wilayah tersebut masih minim yang divaksin.

” Putaran pertama ini sudah kita lakukan pada Sabtu dan Minggu lalu, menyasar 7 kelurahan yang memang tingkan vaksinnya masih rendah,” pungkasnya. (bal)

Cakupan Vaksinasi Kota dan Kabupaten Sukabumi

Capaian Vaksinasi Kota Sukabumi
Dosis 1 : total 81,15%
Dosis 1 : lansia 42,29%
Target Sasaran Vaksinasi : 269.834
*Sumber KPCPN

Stok Vaksin Kota Sukabumi : 61.385 Dosis
1. Sinovac atau Coronovac : 58.707 dosis
2. AstraZeneca : 1.150 dosis
3. Moderna : 1.428 dosis

Masa Kadaluarsa
1. Sinovac 1 dosis : Juni dan Juli 2022
2. Sinovac 2 dosis : Februari 2022
3. AstraZeneca : Oktober dan Desember 2021
4. Moderna : Desember 2021

Capaian Vaksinasi Kabupaten Sukabumi:
– Dosis 1 : 705.964 atau 33.04 persen
– Dosis II : 247290 atau 11.58 persen

Target Vaksinasi

– Umum 50 persen
– Lansia 40 persen
* Sumber : Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *