Sebulan, 14 Rumah di Kabupaten Sukabumi Hangus Terbakar, Penyebabnya Itu-itu aja

  • Whatsapp
MENINJAU :Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi pada BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Larasati saat meninjau lokasi kebakaran rumah di wilayah Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung pada beberapa waktu lalu.

SUKABUMI – Sepanjang April 2021, kasus kebakaran rumah tinggal di Kabupaten Sukabumi meningkat. Berdasarkan data yang tercatat sepangjang awal April sampai 30 April 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mencatat telah terjadi 14 kejadian kebakaran rumah tinggal.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekontruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Larasati kepada Radar Sukabumi mengatakan, 14 kejadian kebakaran rumah tinggal ini, telah tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Yakni, dua kejadian di wilayah Kecamatan Sagaranten, satu kasus di Kecamatan Bojonggenteng, empat kasus di Kecamatan Nyalindung, satu kasus di Kecamatan Cibitung, satu kasus di Kecamatan Jampangkulon, empat kasus di Kecamatan Ciracap dan satu kasus kejadian di Kecamatan Ciracap.

Bacaan Lainnya

“14 kasus peristiwa kebakaran rumah tinggal ini, paling banyak di wilayah Sukabumi Selatan. Seperti di Kecamatan Ciracap dan Kecamatan Nyalindung. Meski demikian, Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa akibat kebakaran itu. Hanya saja, warga banyak yang mengalami kerugian materil jika dikalkulasikan semuanya ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sebab, api selain menghanguskan bangunan rumah juga telah membakar seluruh isinya,” kata Anita kepada Radar Sukabumi pada Minggu (02/05/2021).

Ketika disinggung mengenai penyebab 14 kebakaran rumah tinggal ini, Anita menjawab. Bahwa kebakaran tersebut telah dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya, korsleting listrik dan tungku api. “Iya, intinya warga kurang waspada dan berhati-hati, terutama dalam penggunaan jaringan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan SNI,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan banyaknya kasus kejadian kebakaran rumah tinggal itu, telahmenjadikan Kabupaten Sukabumi daerah rawan kebakaran. Sebab itu, dirinya menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi agar meningkatkan kewaspadaannya, khususnya saat hendak keluar rumah agar senantiasa mengecek terlebih dahulu jaringan listrik di rumahnya. “Ini harus dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya antisipasi dalam meminimalisir terjadinya korban bencana kebakaran,” timpalnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *