SCG Belum Atasi Gatal-Gatal Warga

Di Kedusunan Tanjungsari sendiri, terdapat belasan warga yang lokasi rumahnya berjarak sekitar 1 km dengan Gunung Guha dimana PT TSS melakukan pertambangan untuk dijadikan bahan baku semen PT SCG. Hampir semuanya mengalami penyakit gatal-gatal dan gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa).

“Waktu pertemuan dengan PT SCG, mereka akan memberikan uang. Tetapi saya menolaknya. Karena, warga ingin kembali sehat. Untuk itu, saya meminta agar pihak perusahaan dapat menghadirkan tim medis untuk mengobati penyakit gatal-gatal yang bersumber dari dampak PT SCG,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Perusakan kondisi lingkungan yang dilakukan PT TSS di Gunung Guha sambung Eman, setiap harinya semakin terasa. Apalagi, lokasi pertambangan bahan baku semen tersebut, tempatnya berada di atas pemukiman warga.

“Jika mandi dengan air sumur, dugaan kuat akibat air mulai tercemar oleh polusi pertambangan semen tersebut sehingga menimbulkan gatal-gatal. Untuk itu, rencananya hari ini, PT SCG akan menghadirkan tim medis dari Puskesmas Jampangtengah guna melakukan pengobatan terhadap warga,” imbuh Eman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *