BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Satu Rumah di Cisaat Sukabumi Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya

×

Satu Rumah di Cisaat Sukabumi Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Kebakaran sukabumi
KEBAKARAN : Petugas gabungan saat meninjau lokasi rumah Ade Ruslan (42) di Kampung Cibatu Caringin, RT 30/ RW 05, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, hangus terbakar hingga nyaris rata dengan tanah pada Selasa (11/10).(FOTO : P2BK Cisaat)

SUKABUMI — Satu rumah milik Ade Ruslan (42) asal warga Kampung Cibatu Caringin, RT (30/05) Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya, Selasa (11/10/2022).

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria dalam laporannya mengatakan, peristiwa bencana kebakaran rumah tinggal ini, terjadi sekira pulul 00.30 WIB.

Bank bjb Tandamata

“Pada dini hari tadi, warga yang merupakan tetangga korban mendengar suara bergemuruh dan genteng berjatohan, di rumah panggung milik Pak Ade,” kata Sandra kepada Radar Sukabumi pada Selasa (11/10).

Warga pun dibuat kaget, saat melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal yang berasal dari rumah Ade Ruslan.

“Dugaan sementara, kebakaran rumah tinggal itu, diperkiran titik api berawal dari hubungan arus pendek,” ujarnya.

Tidak asa korban jiwa dalam bencana kebakaran rumah tersebut. Hanya saja, pemilik rumah telah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp25 juta.

“Rumah itu, diisi oleh 1 kepala keluarga dari jumlah jiwa sebanyak 5 orang. Terdiri dari dua laki-laki dewasa, satu laki-laki usia 5 tahun, satu orang dewasa perempuan dan satu anak perempuan berusia 3 tahun,” timpalnya.

Saat kebakaran, sambung Sandra, kondisi api sulit dipadamkan. Lantaran, bangunan rumah yang terbakar mayoritas terbuat dari anyaman bambu yang merupakan material mudah terbakar. Sehingga, tidak lebih dari 1 jam bangunan rumah tersebut, ludes terbakar hingga nyaris rata dengan tanah.

“Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi ke rumah saudara terdekatnya,” pungkasnya. (den/d)