Ia mengatakan, meskipun dari hasil pemeriksaan terhadap tiga sapi tidak ditemukan gejala mengidap penyakit mulut dan kuku, tapi polisi tidak ingin mengambil resiko karena hewan ternak itu tidak dilengkapi SKKH.
“Diduga sopir sengaja mengirim sapi dari Kabupaten Bogor melalui jalur Puncak Cianjur agar bisa terhindar dari pemeriksaan petugas. Tetapi, upayanya itu gagal karena kami menyiagakan personel di pospam 24 jam,” tambahnya.
Ia mengatakan, meskipun dari hasil pemeriksaan terhadap tiga sapi tidak ditemukan gejala mengidap penyakit mulut dan kuku, tapi polisi tidak ingin mengambil resiko karena hewan ternak itu tidak dilengkapi SKKH.(*)






