Meski berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan memang menimbulkan dampak dan ada pengaruhnya. “Itu juga diakui oleh pihak PLTU. Nah itu kaitan Adipura (sampah dan ruang terbuka hijau),” tandasnya.
Terpisah, jajaran PLTU Jabar 2 Palabuhanratu melalui PT Indonesia Power angkat bicara terkait adanya batu bara yang berserakan di kawasan Pantai Cipatuguran Batu Bintang. Pihaknya mengaku sudah melakukan upaya pembersihan sejak dua hari yang lalu, dengan menerjunkan petugas dilapangan.
“Teman-teman langsung action. Insya Allah kami akan pantau terus beberapa hari kedepan, dan kondisi cuaca memang cukup ekstrim di beberapa minggu, bahkan sebulan dua bulan ini. Sehingga potensi kedepan, kita akan pantau terus apakah mingguan atau harian kalau memang ada muncul lagi kita akan gerak,” aku Manajer Energi Primer, Lutfi Nul. H.
Terkait dari mana asalnya (batu bara), pihaknya mengaku belum mengetahuinya. “Tapi terpenting nanti kita akan action, terus memonitor kebersihan disini, walaupun kita tidak lihat ini tanggung jawab siapa. Karena secara batu bara sebelum itu masuk ke PLTU, bukan ranah kami,” sambungnya. (hnd).






