Rumah Irfan Terbakar

  • Whatsapp
TERBAKAR: Rumah Irfanullah di Kampung Kutasirna, RT 9/3, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat saat diamuk si jago merah, kamarin (5/9).

CISAAT, RADARSUKABUMI.com – Diduga korsleting listrik, satu rumah di Kampung Kutasirna, RT 9/3, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat hangus terbakar, malam kemarin (5/9). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Kepala Pos Damkar Cisaat, Dedi Satibi menjelaskan, kebakaran terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Api cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah milik Irfanullah. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena saat kejadian pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri,” jelas Dedi kepada Radar Sukabumi, kemarin (5/9).

Bacaan Lainnya

Dalam upaya pemadaman, lanjut Dedi, pihaknya meluncurkan tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Damkar Cisaat, Sukaraja dan Cibadak. “Dalam melakukan penanganan petugas sempat terkendala akses jalan sehingga upaya pemadaman sedikit terhambat. Meski begitu, api berhasil dipadamkan kurang lebih dua jam,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, petugas sudah melakukan assessment untuk mengetahui bantuan yang dibutuhkan korban. “Kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp350 juta. Petugas sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian,” ucapnya.

Menurut Daeng, kejadian tersebut disinyalir akibat adanya korsleting listrik sehingga menimbulkan percikan api dan membakar rumah korban. “Memang kebanyakan penyebab kebakaran ini terjadi akibat adanya korsleting listrik, termasuk yang sekarang ini,” tandasnya.

Sebab itu, BPBD Kabupaten Sukabumi tidak hentinya menghimbau kepada masyarakat agar waspada baik ketika hendak tidur maupun bepergian ke luar rumah. “Kami selalu meminta agar warga terlebih dulu memastikan keamanan rumahnya ketika hendak tidur maupun meninggalkan rumah. Dikhawatirkan lupa mematikan kompor yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

(bam/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *