Sekda Jabar Herman Suryatman menambahkan, rencana ini tengah dibahas serius, terutama terkait kesiapan anggaran. “Masih berproses. Kemungkinan di pergeseran atau di perubahan,” ujarnya.
Dengan adanya layanan kesehatan udara, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan medis semakin cepat, efisien, dan merata. Terobosan ini juga menjadi jawaban atas tantangan klasik pemerataan tenaga medis di daerah terpencil Jawa Barat.(**)




