Selain sebagai ajang silaturahmi akbar, Popon menegaskan momentum ini menjadi ruang bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi langsung kepada kepala negara. Fokus utama tuntutan tahun ini adalah kepastian hukum yang lebih memihak pada kesejahteraan pekerja.
“Kami mendesak agar RUU Ketenagakerjaan segera disahkan dengan poin-poin yang lebih berpihak kepada buruh,” tegasnya.(den/d)






