Pihaknya menambahkan, dampak dari kesurupan massal ini, telah menyebabkan berhentinya aktivitas produksi. Sehingga, produktivitas per gedung tidak sesuai target yang sudah ditentukan. Bahkan, untuk jalannya produksi pun terhambat, karena melingkupi semua bagian, mulai dari teknikal yang meliputi item pertama pemasangan outsole sepatu.
“Terus kedua, departemen stop fitting, dalam artian yang mengelem yang sewing itu, semua terhenti sekitar kurang lebih dari pukul 08.00 WIB selesai-selesai pukul 11.00 WIB,” pungkasnya. (den/d)




