Movieland berada kawasan MNC Lido City yang total luasnya mencapai 3.000 hektare. Ada lapangan golf, theme park, arena festival musik seperti di Los Angeles, World Garden seperti di Dubai, pusat data, pusat teknologi, danau dan taman nasional.
“Movieland dikelilingi fasilitas yang sangat luar biasa. Semuanya bertaraf internasional,” tutur Hary.
Sementara itu, Direktur Utama MSIN Ella Kartika menambahkan, Movieland dibangun untuk para sineas Indonesia maupun mancanegara yang jumlahnya diprediksi akan terus bertambah. Ia berharap Movieland akan menjadi pusat industri film dan drama seri (TV & OTT) kelas dunia pertama di Indonesia.
Adapun PT MNC Studios International Tbk adalah penyedia konten media terbesar di Indonesia, yang bisnis utamanya adalah memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semua platform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital yaitu terrestrial TV (Free To Air), Pay Per View (Pay TV), Catch Up TV, Over The Top (OTT), Video on Demand (VOD), bioskop, dan semua fitur yang ada di dalam Internet Protocol Television (IPTV).
Sementara bisnis utama MSIN didukung oleh unit bisnis di bawahnya yang bergerak di bidang produksi drama seri (TV & OTT) film, infotainment, reality show, game show, esport, talent management dan jasa periklanan. Adapun, MNC Lido City, salah satu megaproyek yang sedang dikembangkan oleh PT MNC Land Tbk (KPIG), telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus sebagai KEK Pariwisata.





