Program P2RW dan Dana Kelurahan Kota Sukabumi Kembali Bergulir

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melauching Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) dan dana kelurahan.

SUKABUMI – Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) dan Dana Kelurahan akhirnya diluncurkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Program ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat dalam upaya pembangunan yang menyasar disetiap wilayah.

“Program ini diharapkan mampu menggerakan ekonomi warga di masa pandemi dan juga memeratakan pembangunan di wilayah.” kata Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Read More

Dikatakan Fahmi, kedua program ini merupakan jawaban atas keinginan warga agar terwujudnya pembangunan merata di tujuh kecamatan dan 33 kelurahan. Selain itu sebagai bentuk pemerintah hadir dan wajib menciptakan rasa aman, tidak ada kelaparan di masyarakat, dan menciptakan suasana ekonomi yang baik.

“Alhamdulillah untuk P2RW ini merupakan tahun ketujuh dan tahun kedua untuk dana kelurahan,” katanya.

Di masa pandemi Covid-19 menyebabkan refocusing anggaran dan khawatir berdampak pada dana kelurahan dan P2RW. Tapi nyatanya tidak berdampak kepada anggaran kedua program ini.

“Alhamdulillah tidak terdampak akhirnya bisa melaunching di bulan September 2020 berharap proses pembangunan wilayah di masa ini dan betul-betul dimanfaatkan, “akunya.

Fahmi berpesan pembangunan dengan program ini bersifat tematik setiap tahunnya. Misalnya pada tahun ini pembangunan jalan lingkungan dan yang berhubungan dengan fisik didampingi dengan konsultan. Sehingga perencanaan terarah dan hasilnya sesuai yang diharapkan.

“Khusus dana kelurahan dikelola lurah dengan sebaik baiknya dan camat koordinator dan suksesnya pelaksanaan,” ungkap Fahmi.

Sehingga dana kelurahan khususnya di masa pandemi bisa menggerakan perekonomian warga. Khususnya dengan melibatkan elemen dari Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yakni RT, RW, PKK, posyandu, Karangtaruna, dan LPM. Nantinya dana kelurahan dan P2RW dipandu secara detail.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Setda Kota Sukabumi, Adrian Hariadi mengatakan besaran dana P2RW mencapai Rp 20 juta per RW. Sehingga dengan jumlah RW sebanyak 355 maka dana yang digulirkan sebesar Rp 7,1 miliar.

Selain itu ada penghargaan bagi P2RW terbaik di 2019. Sehingga total anggaran P2RW mencapai Rp 7.347.500.000. Sementara dana kelurahan Rp 366 juta per kelurahan. Sehingga dengan 33 kelurahan dana yang digulirkan sebesar Rp 12.078.000.000. (Bal)

Related posts

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *