Profil Desa Cijalingan di Wikipedia Berubah Gara-gara Pak Eko

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Profil Desa Cijalingan di laman Wikipedia mendadak viral di media sosial. Lantaran deskripsi tentang desa tersebut berisikan tentang dugaan pengunaan dana desa yang tidak jelas serta menyinggung tindakan intimidatif oknum aparat desa Cijalingan.

Namun berdasarkan pantauan Radarsukabumi.com, Jumat (12/3/2021) petang deskripsi pada Wikipedia telah kembali semula. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti siapa yang pihak yang mengubah deskripsi profil Desa Cijalingan di Wikipedia.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi spekulasi mengarah buntut persekusi oknum perangkat desa kepada seorang guru yang mengunggah jalan rusak menuju tempatnya bertugas di Desa Cijalingan menjadi viral.

“Silakan lapor KPK atau Ombudsman agar dana pembangunan desa dan dana desa dari pusat bisa diusut kejelasannya,” tulisan Wikipedia.

“Cijalingan adalah desa yang kondisi jalannya sudah rusak bertahun-tahun, dan terkenal dengan aparatur desa yang anti-kritik,” tambahnya.

Pada halaman itu menyebut langkah mengubah deskripsi menjadi bentuk luapan ekspresi keresahan kondisi desa, karena aparat desa setempat dituding melakukan tindakan intimidatif dengan melakukan kekerasan verbal kepada seorang guru.

Sementara itu, persoalan ini pun berujung dengan islah antara guru SMPN 1 Cicantayan bernama Eko dengan aparat desa Cijalingan. Camat Cicantayan, Sendi Apriadi berinisiatif mengajak semua pihak untuk duduk bersama dan menyamakan persepsi Sehingga tidak terjadi permasalahan yang berlarut larut.

“Kita semua sudah mendengarkan penjelasan dan klarifikasi dari masing masing pihak. Alhamdulillah, semuanya berakhir islah,” ujarnya usai memfasilitasi ishlah antara oknum aparat desa dan Eko, guru SMPN 1 Cicantayan, Jumat (12/3/2021).

Sementara itu, Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaluddin, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi dan berharap tidak menjadi masalah sampai  berlarut-larut.

“Alhamdulillah semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian. Kita tetap jaga kekeluargaan dan persaudaraan, bersama kita bangun kabupaten Sukabumi yang lebih baik,” pungkasnya. (izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *