Yudha mengapresiasi perjuangan anak anak sekolah dan guru guru yang terus berjuang guna mencerdaskan anak bangsa yang selama ini telah berlangsung ditengah keterbatasan penyebrangan dengan menggunakan rakit yang tentunya hal itu menantang.
“Pastinya saya apresiasi yang sebesar besarnya kepada guru guru yang terus mengajar anak anak kita dan juga semangat terus bagi anak anak kita yang setelah di SDN 2 Cilele, yang insya allah kita akan coba tinjau, mudah mudahan mohon doanya dari maysyarakat kita bisa merealisasikan pembangunan untuk jembatan gantung,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, sudah puluhan tahun, warga Kedusunan Cilele, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, melakukan aktivitas menyebrangi sungai dengan menggunakan rakit karena tidak ada jembatan penyebrangan
Hampir tiap hari, belasan siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) terpaksa harus bertaruh nyawa saat melintasi sungai itu, untuk dapat belajar ke sekolahnya. (Cr2/d)






