Pertarungan ini bisa menjadi duel Salah–Marmoush vs Messi, dengan mentalitas dan daya tahan fisik sebagai faktor penentu. Argentina tetap bertumpu pada Messi yang sudah mencetak tujuh gol dan menciptakan 24 peluang, tetapi Mesir datang tanpa beban, dengan mentalitas underdog yang justru bisa merepotkan Albiceleste.
Mesir sudah melampaui target dengan lolos ke 16 besar setelah 92 tahun. Bagi mereka, kemenangan atas Argentina adalah bonus. Sebaliknya, Argentina dibebani ekspektasi besar untuk mempertahankan gelar. Ketimpangan mental inilah yang bisa menjadi senjata paling berbahaya bagi Mesir.(*)





