Predator Seks Cabuli 19 Anak di Kalapanunggal Terancam 15 Tahun Penjara

Adapun upaya yang sudah dilakukan polisi diantaranya, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan pelaku, meminta teterangan saksi korban berikut orang tuanya, memberikan pengantar visum kepada korban dan mencari keterangan dari sejumlah saksi.

“Rencana tindak lanjutnya yakni, menelusuri korban lain sesuai pengakuan tersangka, mencari dan mengumpulkan alat bukti dan koordinasi dengan dinas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A),” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Rizka menyebutkan, akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 82 ayat 1, 4 Undang-undang (UU) nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapat Perpu Perubahan UU Perlindungan Anak. “Ancamannya 15 tahun penjara ditambah 1/3 karena korban lebih dari satu orang,” tegas Rizka. (bam/e)

‘Si Emon’ Kembali Beraksi

-Pelaku pencabulan menggunakan media sosial Facebook untuk mendapat targetnya.

-Setelah berkenalan, pelaku menawarkan ilmu kanuragan untuk jaga diri.

-Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menakut-nakuti korban akan terjadi hal-hal tak diinginkan jika menolak permintaan bejatnya.

-Karena takut, para korban pun menuruti keinginan pelaku.

-Kasus ini terbongkar setelah salah satu orang tua korban melapor bahwa anaknya diduga telah dicabuli pelaku.

-Setelah menerima laporan, pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku yang diketahui bernama FCR (22) pada Sabtu (27/6) sekira pukul 23.30 WIB.

-Lalu pada Minggu (28/6) sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku di bawa ke Markas Polres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

-Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korbanya mencapai kurang lebih 19 anak laki-laki berusia di bawah 15 tahun.

-Akibat perbuatanya, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *