“Tempat perdagangan selain bahan pokok penting selama 20 hari ditutup, agar tidak terjadi kerumunan. Namun jika kerumunan tidak ada, maka bisa dibuka mengingat dampak ekonomi juga, akan tetapi aturannya mengacu ke pusat,” katanya.
Dikatakannya, jika masih ada kerumunan, pihaknya tidak segan untuk menutup sampai tinggal 20 Juli nanti sampai PPKM Darurat selesai. “Jika masih ada kerumunan, kita tutup total hingga 20 Juni nanti,” tegasnya.
Ditambahkannya, PPKM Darurat ini pemerintah akan mencoba membantu permodalan untuk warung-warung kecil di setiap wilayah bekerjsama dengan perusahaan swasta atau negeri.
Dengan begitu, diharapkan masyarakat tidak usah pergi ke pusat perkotaan untuk belanja tapi bisa belanja di warung-warung terdekat.
“Kita masih akan bahas nanti mekanismenya seperti apa. Yang jelas, kita ingin tidak ada kerumunan, masyarakat bisa berbelanja ke warung tetanggga,” pungkasnya. (bal)






