“Dengan adanya destinasi wisata baru ini selain untuk meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan, juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Jujun mengatakan dunia pariwisata dari waktu ke waktu terus berkembang dan tentunya tidak terlepas dari keberadaan kompetitor atau pesaing. Untuk itu, pihaknya tidak hanya sebatas menyediakan keindahan alam saja, tetapi diperlukan sarana dan prasarana yang berkualitas.
Setiap wisatawan tentunya tidak hanya sebatas datang lokasi wisata setelah itu pulang begitu, tetapi juga menginginkan adanya pelayanan yang berkualitas dan berkesan sehingga pengunjung merasa betah dan kangen ingin kembali lagi.
Tidak kalah penting, pihaknya mengingatkan kepada warga sekitar untuk selalu menjaga dan merawat Curug Cierang. Kemudian tidak melakukan aktivitas yang bisa dipandang negatif oleh wisatawan seperti melakukan pungutan liar dan khususnya bagi pedagang untuk tidak melakukan aksi curang kepada pengunjung seperti menggetok harga maupun menjual barang yang sudah tidak layak.(*)






